Organisasi Islam Peru yang Peduli Terhadap Anak Yatim

Organisasi Islam Peru yang Peduli Terhadap Anak Yatim

Organisasi Islam Peru yang Peduli Terhadap Anak Yatim – Islam adalah agama yang mengalami perkembangan yang cukup pesat di Peru. Jika diperhatikan dengan seksama, agama Islam merupakan agama minoritas di negara tersebut. Dengan syiar dan aktifitas muslim Peru, agama Islam mampu berkembang dengan baik. Kemudahan para muslim Peru dalam melakukan dakwahnya terjadi akibat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Pemerintah memberikan kebebasan kepada semua umat beragama dalam melakukan aktifitas keagamaan. Pemerintah juga memberikan izin kepada setiap komunitas agama untuk mengelola dan membangun sekolah agama. Siswa Islam yang belajar di sekolah umum atau non muslim diberikaan kemudahan dalam menyusun program pembelajaran yang sesuai dengan agama yang dianutnya. Hingga kini ada banyak organisasi dan komunitas muslim di Peru. Mayoritas organisasi Islam tersebut berpusat di kota Lima. Lima merupakan pusat agama Islam yang ada di Peru. Asocoacion Islamica del Peru menjadi salah satu organisasi Islam yang berdiri di kota Lima.

Crp-conferperu – Organisasi Islam Peru sering melakukan kegiatan agama dan sosial kemasyarakatan. Anggota organisasi juga menjalin hubungan yang sangat baik dengan warga non Islam. Dalam melakukan kegiatannya, organisasi aktif memberikan bantuan kepada anak yatim dan anak terlantar yang merupakan korban perdagangan manusia. Organisasi Islam di Peru melakukan penggalangan dana yang nantinya digunakan untuk menyelamatkan anak-anak yatim. Dengan dana yang terkumpul, organisasi Islam memiliki rencana untuk membangun panti asuhan pertama di Peru. Panti asuhan nantinya akan menampung anak telantar dan yatim dimana jumlahnya cukup banyak di wilayah Amerika Selatan. Organisasi Islam LAMU turut berpartisipasi memberikan bantuan dana kepada organisasi Islam Peru guna melakukan dakwah dan program bermanfaat lainnya di Peru.

LAMU atau Latin American Muslim Unity dikenal sebagai organisasi Islam yang giat melakukan dakwah. Kegiatan dakwah dilakukan di kota besar hingga desa-desa terpencil. Program dakwah tidak hanya dilakukan secara langsung melainkan dilakukan secara online melalui situs website. Situs dakwah yang dimiliki oleh organisasi Islam Peru adalah Musulmanes Peruanos. Tidak hanya berdakwah, para muslim asal Peru juga giat memberikan bantuan kepada warga yang tidak mampu tanpa melihat etnis dan latar belakang agama yang dimilikinya. Pemeluk agama Islam Peru juga membangun masjid sebagai tempat untuk melakukan ibadah. Salah satu masjid yang ada di Peru bernama masjid Babul Islam. Masjid tersebut dibangun dengan gaya Arabescos yang merupakan perpaduan gaya bangunan Mediterania dan Timur Tengah. Hal inilah yang membuat penampilan masjid Babul Islam terlihat amat cantik. Masjid tidak hanya memiliki penampilan yang cantik tetapi dibangun dengan amat megah. Tacna merupakan kota di Peru dan menjadi lokasi dimana masjid Babul Islam dibangun.

Baca juga : Sejarah Agama Minoritas di Peru

Masjid Babul Islam dibangun sejak tahun 1995. Keseluruhan pembangunan masjid selesai pada tahun 2008. Masjid Babul Islam merupakan masjid pertama yang berdiri di negara Peru. Masjib tersebut juga dijadikan landmark bagi kota Tacna. Inisiatif pembangunan masjid muncul atas ide 25 penguasaha Islam yang berasal dari Pakistan. Mereka merupakan imigran yang datang ke kota Tacna di tahun 1995. Pembangunan awal masjid nampak sangat sederhana. Seiring dengan berjalannya waktu, sumbangan yang berasal dari organisasi Islam dan jamaah mengalami peningkatan. Akibatnya, pembangunan masjid mengalami perubahan yang cukup signifikan. Masjid dilengkapi dengan satu menara dan empat buah kubah. Selain digunakan sebagai tempat melakukan ibadah, masjid Babul Islam juga menjadi tempat untuk berdakwah.

Perkembangan Islam Di Negara Peru

Perkembangan Islam Di Negara Peru – Peru, negara yang terkenal dengan kerajaan Inca ini memiliki berbagai variasi kebudayaan, terutama budaya yang memiliki pendekatan dengan kemanusiaan. Hal ini terlihat dari adanya berbagai agama yang dianut penduduknya. Saat ini agama Islam telah menyebar keseluruh penjuru dunia, tak terkecuali salah satu negara bagian Amerika Selatan, Peru. Negara yang terkenal akan Machu Pichunya ini menjadi salah satu konsentrasi umat muslim di Amerika Selatan. Diperkirakan saat ini umat muslim di Peru sudah berjumlah kurang lebih lima ribu jiwa. Jumlah ini terus bertambah tiap tahunnya yang mana hal ini menunjukan perkembangan pesat agama Islam di Peru.

Crp-conferperu – Mayoritas penduduk agama Peru merupakan penganut agama Katolik. Hampir 80% diantara penduduknya memeluk agama Katolik. Agama yang penganutnya minoritas seperti Islam hanya berjumlah sekitar 15000 jiwa dari keseluruhan warga Peru yang berjumlah 31.9 juta Meski begitu, hal ini tidak menjadikan adanya penindasa agama di Peru, mereka tetap hidup damai dengan masing-masing agama yang dianut.Umat muslim di Peru memang menjadi negara yang patut dicontoh. Bagaimana tidak, setelah peristiwa kelam 11 September, walau sempat dijatuhi kecurigaan umat muslim di Peru tetap kokoh dengan pendiriannya

Perkembangan agama Islam di Peru sendiri bisa dikategorikan pesat. Meski sempat mendapat kecurigaan setelah kejadian 11 September, hal ini tidak merubah pandangan umat Islam dalam memeluk agamanya mereka tetap tidak merubah keyakinannya terhadap agama Islam. Walaupun sempat dicurigai, antara Penganut Agama Islam dan agama lainnya di Peru tidak terjadi polemik.Menurut beberapaama Islam di Peru bertambah setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kan bahwa penyebaran agama Islam di Peru cepat. tidak hanya di kota-kota besar bahkan pedesaan juga telah mengenali agama Islam.

Umat muslim di negara Peru juga menjadi panutan Banyak umat muslim yang tersebar di penjuru dunia. Banyak tindakan dan hal-hal baik yang dapat dicontoh dari umat Islam Peru, seperti salah satunya yaitu Hotel yang menyediakan makanan halal bagi pengunjungnya yang beragama Islam bahkan mereka juga menyediakan layanan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadan.

Pemerintahan Peru tidak membatasi pergerakan setiap komunitas agama selagi pergerakan tersebut tidak membuat kekacauan antar warga. Hal ini terbukti nyata dari sistem yang diterapkan di sekolah dimana jika ada seorang muslim yang bersekolah di sekolah dengan basis agama selain Islam murid dibebaskan untuk membuat program pembelajaran agamanya sendiri sehingga mereka mendapatkan pelajaran agama yang sesuai dengan yang dianutnyadianutnya.

Sempat menghilang dari Peru, Islam kembali diperkenalkan oleh para pengungsi Palestina dan Lebanon. Kemudian Islam di Peru terus berkembang pesat dan menyebar luas. Bahkan tak hanya itu umat muslim di Peru juga ikut menyumbangkan beberapa bangunan cantik yang memiliki arsitektur bergaya Timur Tengah dan Mediterania yang mana membuat kaum Muslim di kagumi oleh eh masyarakat setempat. Meski demikian, tidak bisa ditampik bahwa ada kendala dan perbedaan perlakuan oleh pemerintah seperti pembayaran pajak. Hal ini tidak hanya berlaku pada agama minoritas Islam, tetapi juga semua agama minoritas di mana mereka dikenakan biaya pajak yang cukup tinggi. Namun, secara umum terkait kehidupan beragama tidak ada permasalahan.

Muslimin Peru juga ikut berkontribusi dalam penyaluran bantuan bagi orang miskin di negara tersebut. Hal ini selaras dengan dukungan pemerintah terhadap semua komunitas agama di negara tersebut.

Menilik Perkembangan Islam Di Peru

Menilik Perkembangan Islam Di Peru – Republik Peru atau yang sering disebut Peru merupakan salah satu negara di Amerika Selatan yang berada di bagian barat berbatasan dengan Samudra Pasifik. Peru merupakan salah satu negara yang kaya akan buudaya antropologinya. Hal ini tercermin dari adanya berbagai pemeluk agama yang berbeda-beda di Peru.

Crp-conferperu – Ada beragam pemeluk agama yang bisa kita temui di Peru, tidak terkecuali agama Islam. Meskipun mayoritas penduduk Peru memeluk agama Katolik, tetapi hal ini tidak menimbulkan sebuah perpecahan. Bahkan penduduk Peru hidup berdampingan dengan damai dengan masing-masing agam yang mereka anut. Islam pertama kali diperkenalkan di Peru oleh bangsa Moor dari Spanyol yang saat itu melarikan diri sebab mendapat penyiksaan. Sempat “menghilang”, islam kembali dikenal melalui eksodus muslim Palestina dan Lebanon.sejak itu islam di Peru terus berkembang hingga hari ini, bahkan umat muslim di Peru termasuk salah satu yang menjadi banyak panutan umat muslim di berbagai belahan dunia.

Dakwah islam di negara Peru berkembang dengan pesat. Walau jumlahnya masih kecil jika dibandingkan dengan negara bagian Amerika Selatan lainnya seperti Brasil, tetapi perkembangan islam di Peru termasuk yang paling cepat dan Peru berhasil menjadi contoh baik dalam kehidupan social masyarakat muslimin. jumlah umat muslim yang terus bertambah tidak hanya berlangsung di kota-kota besar tetapi juga pedesaan daerah setempat. Umat islam di Peru juga ikut menyumbang beberapa bangunan indah yang kental dengan islam.

Sejak peristiwa 11 September yang meninggalkan banyak luka bagi seluruh umat tidak menggoyahkan keyakinan umat Islam di Peru. Justru, sejak kejadian ini jumlah mualaf terus bertambah di Peru meskipun tidak bisa ditampik sempat terdapat kecurigaan terhadap umat muslim di Peru kaitannya dengan peristiwa 11 September, tetapi secara umum hingga saat ini tidak ada permasalahan terkait kehidupan beragama di Peru apalagi Pemerintah Peru telah membebaskan semua penduduknya untuk menganut apapun agama pilihan mereka dan cara menjalankannya selama tidak membuat kekacauan. Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga memperbolehkan sekolah untuk mengelola sekolah yang berbasis agama bagi tiap komunitas agama, seperti salah satu contohnya murid muslin yang bersekolah di sekolah dengan basis agama selain Islam dibebaskan untuk membuat program pembelajaran sesuai dengan agama yang dianut yaitu islam.

Peru juga dikenal sebagai tempat ramah untuk para muslim. Beberapa hotel di Peru seperti hotel Sonesta di Peru yang menyediakan makanan halal bagi para umat muslim. Selain itu, hotel ini juga menyediakan layanan sahur dan buka puasa selama bulan ramadhan. Di hotek ini setiap kamarnya juga diberi tanda panah untuk menunjukan arah kiblat bagi umat muslim yang ingin beribadah di dalam kamar. Tidak hanya hotel,berbagai bangunan seperti masjid terkenal dan indah mempemudah bagi muslim untuk menemukan tempat ibadah.

Baca juga : Kehidupan Damai Umat Beragama di Peru

Memang tidak bisa ditampik bahwa disuatu negara pastilah ada agama yang menduduki sebagai mayoritas dan minoritas. Peru contohnya, mayoritas penduduknya beragama Katolik dan agam Islam termasuk agama minoritas di Peru, tetapi hal ini tidak serta merta membuat sebuah perbedaan yang dapat memancing sebuah polemic negara. Peru berhasil menunjukan ke mata dunia bahwa perbedaan agama bukanlah suatu hal yang harus diperdebatkan. Warga negara Peru hingga hari ini bisa hidup dengan damai dan tenang tanpa ada paksaan dalam hal memeluk agama.