Dua Berita Viral Tentang Cacar Monyet Yang Ada Di Dunia

Dua Berita Viral Tentang Cacar Monyet Yang Ada Di Dunia

Dua Berita Viral Tentang Cacar Monyet Yang Ada Di Dunia – Wabah cacar monyet menjadi salah satu berita yang hingga saat ini paling banyak dicari oleh orang-orang di dunia ini. Hal itu dikarenakan WHO telah menetapkan bahwa wabah tersebut sebagai darurat kesehatan global. Belum lama ini cacar monyet kembali ditemukan di negara Non endemik yaitu Inggris pada bulan Mei 2022 yang lalu. Namun bukan hanya itu saja wabah tersebut telah menjarah ke beberapa negara di seluruh dunia.

Negara Dengan Kasus Cacar Monyet Terbanyak Di Dunia

Menurut data CDC Amerika Serikat terhitung hingga Jumat 22 Juni 2022 tercatat telah ditemukan sebanyak 3125 kasus di wilayah benua Eropa. Di mana di benua Eropa tersebut negara yang memiliki kasus cacar monyet dengan jumlah terbanyak yaitu Spanyol. Kemudian posisi itu diikuti oleh negara Jerman, Amerika, Inggris dengan jumlah kasus masing-masing sekitar Rp2.000. Namun sebagian besar didominasi oleh negara-negara yang ada di benua Eropa serta Amerika. Menariknya, kasus-kasus yang ditemukan di negara Non endemik tersebut terbilang lebih besar jika dibandingkan dengan negara endemik seperti Republik Demokratik kanggo dan Nigeria. Adapun rincian informasi mengenai negara-negara dengan jumlah kasus cacar monyet tertinggi di dunia seperti berikut.

Spanyol memiliki kasus cacar monyet sebanyak 3.125.
Amerika Serikat memiliki kasus cacar monyet sebanyak 2.890.
Jerman memiliki kasus cacar monyet sebanyak 2.298.
Inggris memiliki kasus cacar monyet sebanyak 2.208.
Prancis memiliki kasus cacar monyet sebanyak 1.567.
Belanda memiliki kasus cacar monyet sebanyak 712.
Kanada memiliki kasus cacar monyet sebanyak 681.
Brazil memiliki kasus cacar monyet sebanyak 592.
Portugal memiliki kasus cacar monyet sebanyak 588.
Italy memiliki kasus cacar monyet sebanyak 407.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa cacar monyet termasuk ke dalam penyakit yang bisa menular karena adanya infeksi virus langka Monkeypox. Sedangkan untuk gejalanya sendiri seperti berikut.

Demam

Demam bisa menjadi tanda awal bahwa terjangkit wabah cacar monyet. Gejala ini nantinya akan muncul ketika penderita mulai terpapar virus monkeypox tersebut kurang lebih selama 5 hari. Bukan hanya itu saja namun di tahap awal seseorang terjangkit wabah cacar monyet itu, mereka juga akan merasakan sakit kepala yang parah.

Kelenjar Getah Bening

Gejala cacar monyet selanjutnya yaitu kelenjar getah bening. Ketika seseorang terjangkit wabah cacar monyet mereka akan merasakan bengkak di bagian ketiak, leher atau selangka. Namun sebagian besar penderita tidak bisa merasakan gejala ini.

Ruam

Ruam ada kulit bisa menjadi ciri-ciri bahwa sedang terjangkit cacar monyet. Umumnya penderita akan mengalami ruam ini selama 24 jam, kemudian setelah 4 ruam itu akan berubah menjadi bintik-bintik berisi cairan serta nanah. Nantinya jika sudah 6 hari bintik-bintik itu akan mengering sehingga menyebabkan munculnya keropeng setelah 9 hari. Biasanya gejala cacar monyet ini akan muncul di dekat alat kelamin, anus, wajah, dada dan mata.

Gangguan Dan Kelelahan

Tidak jarang para penderita cacar monyet akan merasakan kelelahan baik di area otot maupun badan. Selain itu ada juga beberapa kasus di mana penderitanya mengalami gangguan pernafasan seperti batuk, hidung tersumbat hingga sakit tenggorokan.

Lemas Dan Nyeri Otot

Sama halnya ketika sedang terjangkit virus atau kuman lainnya. Di mana seorang penderita cacar monyet juga akan merasakan lemas pada tubuhnya. Meskipun tidak melakukan aktivitas sama sekali. Bukan hanya itu saja para penderita biasanya juga akan merasakan sakit pada ototnya serta punggung.

Dua Berita Viral Tentang Cacar Monyet Yang Ada Di Dunia

Dua Negara di Eropa Mengkonfirmasi Kematian Pertama Terkait Wabah Cacar Monyet

Negara pertama di Eropa yang melaporkan adanya kematian terkait wabah cacar monyet adalah Brazil. Menurut Kementerian Kesehatan Brazil penderita monkeypox yang meninggal dunia itu adalah seorang pria berusia 41 tahun. Diketahui selain terjangkit monkeypox pria tersebut juga menderita sistem kekebalan yang lemah serta limform. Hal itulah yang membuat kondisi tubuhnya menjadi semakin memburuk sehingga menyebabkannya meninggal dunia.

Sebelum pria itu meninggal dunia akibat wabah cacar monyet, iya dirawat di sebuah rumah sakit di kota Belo Brazil Horizonte. Sedangkan negara kedua yang melaporkan kematian terkait Monkeypox yaitu Spanyol. Berdasarkan laporan dari pejabat kesehatan bahwa di Spanyol ada dua kematian akibat wabah tersebut. Menurut laporan itu pasien pertama berada di wilayah timur laut Valencia yang menderita peradangan otak dan ensefalitas berhubungan dengan Monkeypok tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh dari badan RENAVE disebutkan setidaknya ada 3,2% dari 3.750 orang yang terjangkit wabah tersebut dirawat di rumah sakit. Dengan begitu total penderita yang dirawat di rumah sakit adalah sebanyak 120 orang. Di mana dari 120 orang tersebut 2 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Para pejabat setempat hingga saat ini belum memberikan rincian lebih lanjut terkait para korban tersebut, menyebutkan bahwa korban tersebut adalah seorang pria muda.

Para ilmuwan percaya jika wabah monkeypok ini telah menyebar secara diam-diam selama bertahun-tahun. Dulunya penyakit langka Ini pertama kali ditemukan di Inggris pada bulan Mei. Semenjak kejadian itu hingga saat ini wabah cacar monyet telah menyebar ke berbagai negara yang ada di Eropa, Amerika hingga Asia. Menurut laporan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, jika wabah tersebut telah menginfeksi lebih dari 22. 485 orang di seluruh dunia.

Itulah berita viral terkait penyakit cacar monyet yang hingga saat ini terus menyebar di berbagai negara di dunia.